Kepala KUA Fakfak: Pasangan Nikah Tanpa melalui KUA Wajib Lewati Proses Itsbat untuk Dapatkan Buku Nikah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 06:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Fakfak, Baharudin M. Munawi saat ditemui wartawan.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Fakfak, Baharudin M. Munawi saat ditemui wartawan.

papua.tagarutama.com, Fakfak – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Fakfak, Baharudin M. Munawi, menegaskan bahwa pasangan yang melaksanakan pernikahan tanpa melalui KUA harus melalui proses itsbat di pengadilan agama jika ingin mendapatkan Buku Nikah. Proses itsbat merupakan langkah legalisasi pernikahan yang dilakukan di luar ketentuan resmi negara.

“Pasangan yang ingin mendapatkan Buku Nikah setelah menikah tanpa melalui KUA wajib mengikuti proses itsbat di pengadilan agama. Setelah mendapatkan putusan pengadilan, barulah mereka dapat mengajukan rekomendasi pembuatan Buku Nikah melalui KUA setempat,” jelas Baharudin.

Baca juga : Ini Kendala yang Sering Terjadi Dalam Pengurusan Pernikahan di KUA Distrik Fakfak

Baharudin menambahkan bahwa proses itsbat bertujuan untuk memastikan bahwa pernikahan yang dilakukan memenuhi syarat-syarat hukum dan dapat diakui oleh negara. Hal ini penting untuk menjamin hak-hak kedua belah pihak dalam pernikahan serta anak-anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut.

Baca Juga :  Ab Rengen Ikuti Penjaringan sebagai Bacada di Partai Perindo. Ab Rengen : Fakfak Butuh Perubahan.

“Proses itsbat ini penting untuk melindungi hak-hak hukum pasangan dan anak-anak mereka. Dengan Buku Nikah yang sah, pasangan memiliki bukti legal pernikahan yang diakui negara,” tegasnya.

Baca Juga :  188 Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Manokwari Bersiap Magang ke Sekolah

Dengan informasi ini, Baharudin berharap masyarakat dapat lebih memahami aturan dan prosedur pernikahan yang berlaku di KUA. “Kami berharap masyarakat lebih mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan untuk kelancaran proses pernikahan mereka,” tutup Baharudin.

Informasi ini diharapkan dapat membantu pasangan yang telah menikah secara siri untuk melegalkan pernikahan mereka dan mendapatkan Buku Nikah, sehingga hak-hak mereka dalam pernikahan dapat diakui secara hukum. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan
Strategi Baru Pemkab Fakfak Jaga Kualitas dan Harga Pala, Petani Didorong Panen Matang Sempurna
Lewat Rakornis, Fakfak Perjuangkan Pala Masuk Agenda Strategis Papua Barat
Ritual Meri Totora Disiapkan, Sinergi Adat dan Pemerintah Jaga Kualitas Pala Fakfak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Kamis, 30 April 2026 - 05:03 WIT

Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP

Kamis, 30 April 2026 - 04:40 WIT

Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak

Rabu, 29 April 2026 - 18:17 WIT

Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terbaru