Kampung Sisir Gelar Pelatihan Ketahanan Pangan: Dorong Produktivitas Petani Pala dan Sinergi Ekonomi Kampung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 23:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Pemerintah Kampung Sisir dan Aparat Kampung lainnya menginisiasi pelatihan ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani pala.

Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Pemerintah Kampung Sisir dan Aparat Kampung lainnya menginisiasi pelatihan ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani pala.

papua.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kampung Sisir, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, menginisiasi pelatihan ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani pala, koperasi, serta lembaga ekonomi kampung lainnya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (16/7/2025) di Balai Kampung Sisir ini turut menghadirkan kelompok usaha tani, pengurus Koperasi Merah Putih, pengurus Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam), aparatur kampung, Ketua BPD dan anggota, serta para Ketua RT.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua BPD Kampung Sisir, Jailani Fuad, yang mewakili Kepala Kampung. Dalam sambutannya, Jailani menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai agenda prioritas yang telah dialokasikan dalam APBDes Kampung Sisir Tahun 2025.

“Kami menilai bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan teknis para petani, koperasi, dan pelaku ekonomi kampung. Ini adalah langkah strategis dalam menghadapi tantangan masa kini dan masa depan sektor perkebunan dan pangan,” ujar Jailani.

Pelatihan ini mengusung tema “Menjaga Mutu dan Kualitas Pala Tomandin Fakfak pada Tingkat Petani dan Pengepul untuk Mendukung Ketahanan Pangan.” Pemerintah kampung optimis, Pala Tomandin dapat menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Strategi Dinas Perkebunan Fakfak: Aplikasi Pupuk Organik untuk Benih Unggul Pala Tomandin

Kepala Distrik Kokas, Hamzah Almohdar, S.Sos, turut hadir dan memberikan sambutan. Ia mengapresiasi inisiatif Kampung Sisir yang telah menggelar pelatihan berbasis kebutuhan lokal.

“Saya harap pelatihan ini menjadi titik awal dalam meningkatkan produktivitas, kemandirian pangan, dan kesejahteraan masyarakat. Ikuti dengan serius, karena pengetahuan baru ini sangat relevan dalam menghadapi tantangan zaman,” kata Hamzah.

Sementara itu, narasumber utama dari Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, yakni Plt. Kepala Dinas, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, turut menyampaikan materi seputar budidaya pala, perawatan, pasca panen, hingga strategi hilirisasi produk.

“Saya sangat mengapresiasi langkah berani Kampung Sisir yang mengalokasikan dana kampung untuk pelatihan seperti ini. Biasanya kegiatan seperti ini dilaksanakan oleh OPD, namun kali ini kampung mengambil inisiatif sendiri. Ini menunjukkan bahwa kampung mulai paham potensi dan kebutuhannya sendiri,” ujar Widhi.

Baca Juga : Kejar ABT-APBN 2025, Dinas Perkebunan Fakfak Targetkan 200 Ha Perluasan Lahan Pala Tomandin

Ia menambahkan bahwa model pembangunan berbasis potensi lokal seperti ini dinilai lebih efisien dan tepat sasaran. Menurutnya, jika pelatihan digelar oleh OPD, banyak anggaran habis di biaya perjalanan dinas, sementara esensi penguatan kapasitas masyarakat kerap terpinggirkan.

Baca Juga :  Saka Tarunabumi Fakfak Raih Prestasi Gemilang di HUT Saka Wanabhakti ke-41

Widhi juga menekankan bahwa pala bukan sekadar komoditas rempah bernilai ekonomi, namun juga memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan penguatan ekonomi lokal.

“Pala bisa meningkatkan pendapatan petani, mendiversifikasi produk pangan, dan mendorong ekonomi kampung baik dari hulu hingga hilir. Ini yang harus dikelola secara serius oleh petani, koperasi, dan Bumkam,” jelasnya.

Dalam penutupan materinya, Widhi menyoroti pentingnya sinergi antara Bumkam dan Koperasi Merah Putih sebagai dua pilar utama penggerak ekonomi kampung. Ia berharap pelatihan ini menjadi pemantik semangat baru dalam mengembangkan usaha produktif kampung yang mandiri dan berdaya saing.

“Kami berharap kegiatan ini memotivasi seluruh elemen masyarakat kampung untuk berkolaborasi membangun ekonomi berbasis potensi lokal. Ini adalah awal yang baik untuk perubahan besar ke depan,” pungkasnya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:43 WIT

Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIT

Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terbaru