Dukung Petani Kecil, Pemkab Fakfak Anggarkan Rp25 Juta per Unit untuk Pemeliharaan Rumah Pengasaran Pala

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 07:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT. Melalui Dinas Perkebunan Fakfak Pemerintah Daerah merealisasikan program pemeliharaan rumah pengasaran pala yang tersebar di sejumlah kampung.

Foto. Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT. Melalui Dinas Perkebunan Fakfak Pemerintah Daerah merealisasikan program pemeliharaan rumah pengasaran pala yang tersebar di sejumlah kampung.

papua.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan pada tahun 2025 merealisasikan program pemeliharaan rumah pengasaran pala yang tersebar di sejumlah kampung. Upaya ini bertujuan menjaga keberlangsungan fasilitas pengeringan tradisional milik masyarakat agar tetap berfungsi optimal dan membantu petani kecil dalam menghasilkan biji pala berkualitas tinggi.

Asaran pala rumahan selama ini banyak dijumpai di dapur keluarga atau di sisi rumah tinggal. Meski berskala kecil, fasilitas tersebut sangat menentukan kualitas akhir biji dan fuli pala sebelum dipasarkan. Pengeringan tradisional, khususnya di dapur yang masih menggunakan tungku kayu atau dapur berasap, menjadi salah satu cara penting yang diwariskan secara turun-temurun.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa rumah pengasaran pala adalah bagian penting dari rantai pasok hasil perkebunan daerah.

“Rumah pengasaran pala merupakan fasilitas vital dalam menjaga mutu hasil panen. Program ini masuk dalam rencana aksi strategis Pala Unggul sesuai visi misi Fakfak Membara. Pemerintah berkomitmen membantu petani produktif, khususnya mereka yang belum memiliki sarana pengeringan yang layak, agar dapat menghasilkan pala bermutu dan berdaya saing,” jelasnya.

Baca Juga : BNI Fakfak dan Dinas Perkebunan Wujudkan Program Pala Unggul: Serahkan 1.400 Bibit ke Kelompok Uhkanda Tetar dan Buka Rekening Pekebun

Tahun ini, pemeliharaan rumah pengasaran dilaksanakan sebanyak 8 unit dengan anggaran Rp25 juta per unit. Lokasi penerima manfaat berada di:

  1. Kampung Tanama: 2 unit (Kalsum Rengen dan Arsad Bauw)
  2. Kampung Kiat: 2 unit (Mahmud dan Rajab Hombahomba)
  3. Kampung Tetar: 4 unit (Elsina Hindom, Laban Hindom, Lasarus Kabes, dan Yordanus Muri)
Baca Juga :  Ini Kendala yang Sering Terjadi Dalam Pengurusan Pernikahan di KUA Distrik Fakfak

Perbaikan difokuskan pada atap bocor, dinding retak, lantai rusak, serta material lapuk akibat panas, asap, dan kelembapan. Selain itu, dilakukan pula penataan pintu, jendela, serta ventilasi agar sirkulasi udara lebih baik sehingga kelembapan tidak merusak kualitas biji pala.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus KAMMI Komisariat Fakfak Periode 2022-2023, Muhammad Rumbaru : Kolaborasi dan Kerjasama dari semua pengurus membawa KAMMI Fakfak Kedepan yang Lebih Baik

“Walaupun sederhana, pengeringan yang baik akan meningkatkan harga jual, memperkuat daya saing, sekaligus menjamin keberlanjutan usaha tani pala di Fakfak,” tambah Widhi.

Dinas Perkebunan menegaskan bahwa program ini diperuntukkan bagi petani lokal Fakfak yang secara aktif melakukan pengeringan pala di rumah, baik di dapur, halaman, maupun ruang pengering kecil. Tujuannya agar mutu pala semakin seragam, kerusakan pascapanen berkurang, dan nilai jual menjadi lebih tinggi.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh bantuan serupa, Dinas Perkebunan membuka ruang pengusulan dengan mekanisme jelas.

“Kami memiliki standar operasional dan kriteria teknis untuk menilai kebutuhan, memverifikasi lokasi, serta memastikan program ini tepat sasaran. Dengan begitu, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani penghasil pala,” tutupnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sektor perkebunan pala sebagai komoditas unggulan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Fakfak yang selama ini menggantungkan hidup pada rempah bernilai tinggi tersebut. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan
Strategi Baru Pemkab Fakfak Jaga Kualitas dan Harga Pala, Petani Didorong Panen Matang Sempurna
Lewat Rakornis, Fakfak Perjuangkan Pala Masuk Agenda Strategis Papua Barat
Ritual Meri Totora Disiapkan, Sinergi Adat dan Pemerintah Jaga Kualitas Pala Fakfak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Kamis, 30 April 2026 - 05:03 WIT

Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP

Kamis, 30 April 2026 - 04:40 WIT

Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak

Rabu, 29 April 2026 - 18:17 WIT

Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terbaru