Dinas Perkebunan Fakfak Gencar Sidak: Jaga Mutu Pala Tomandin, Larang Jemur di Pinggir Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 13:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pengawasan Komoditi Perkebunan, George Waruma, S.ST, melakukan sidak ke sejumlah pengepul pala dan ditemukan sejumlah pengepul masih menjemur hasil produksi di tepi jalan, yang tidak sesuai dengan standar penanganan pascapanen.

Kepala Seksi Pengawasan Komoditi Perkebunan, George Waruma, S.ST, melakukan sidak ke sejumlah pengepul pala dan ditemukan sejumlah pengepul masih menjemur hasil produksi di tepi jalan, yang tidak sesuai dengan standar penanganan pascapanen.

papua.tagarutama.com, Fakfak — Untuk menjaga mutu dan kualitas komoditas unggulan daerah, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak intensif melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan edukasi kepada para pengepul pala di wilayah perkotaan (16/04/2025). Langkah ini bertujuan untuk memastikan proses pascapanen dilakukan dengan benar, terutama larangan menjemur pala di pinggir jalan yang berpotensi menurunkan kualitas produk.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pengawasan Komoditi Perkebunan, George Waruma, S.ST, menyasar beberapa titik pengepulan di Kota Fakfak. Dalam kegiatan itu, ditemukan sejumlah pengepul masih menjemur hasil produksi di tepi jalan, yang tidak sesuai dengan standar penanganan pascapanen.

“Kami temukan masih ada pengepul yang menjemur pala di pinggir jalan. Ini tidak hanya merusak kualitas, tetapi juga membahayakan kebersihan produk yang nantinya akan dikonsumsi atau diekspor,” ujar George Waruma.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Bersama Bank Papua Siap Launching Retribusi Komoditas Pala

Menurut data Dinas Perkebunan, terdapat sekitar 6 pedagang grosir antar pulau dan 51 pedagang pengumpul yang tersebar di wilayah kota. Mereka menjadi sasaran utama dalam upaya membangun pemahaman dan komunikasi tentang pentingnya menjaga kualitas Pala Tomandin, salah satu pala terbaik yang menjadi andalan Fakfak.

“Kami terus mengedukasi para pengepul agar sadar pentingnya perlakuan pascapanen yang baik. Mutu pala Tomandin harus dijaga, karena itu kekuatan utama kita dalam bersaing di pasar nasional maupun ekspor,” tambahnya.

Baca Juga : Bakti Nyata Menyambut Paskah, Umat Katolik St. Marselus Sipatnanam Bersama Dinas Perkebunan Fakfak Tanam 30 Pohon Kelapa Hibrida

Penanganan pascapanen yang buruk, seperti penjemuran di tempat terbuka yang tidak higienis, berisiko tinggi terhadap kerusakan produk. Salah satu ancaman utama adalah kontaminasi jamur aflatoksin yang sangat merugikan baik dari sisi kualitas maupun nilai jual.

Baca Juga :  Pala Fakfak Melesat: Produksi Naik Hampir 6%, Petani Makin Sejahtera

Dinas Perkebunan juga mengingatkan pentingnya fasilitas standar bagi pengepul seperti asaran pala, rumah pengeringan atau penjemuran fuli (bunga pala), dan gudang penyimpanan yang layak dan bersih.

“Langkah ini bukan untuk membatasi, tapi justru mendorong pengepul lebih serius dan profesional dalam mengelola usaha mereka. Bila kualitas terjaga, nilai jual meningkat, dan kita bisa masuk pasar ekspor dengan lebih percaya diri,” tutup George.

Dengan gencarnya edukasi dan pengawasan ini, diharapkan para pelaku usaha pala di Fakfak semakin sadar dan konsisten menerapkan standar yang benar. Pala Tomandin yang selama ini dikenal sebagai ikon rempah Fakfak, akan tetap menjadi komoditas unggulan yang berkualitas tinggi dan dibanggakan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak
Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI
Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih
Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI
Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati
Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir
Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama
Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:19 WIT

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIT

Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:11 WIT

Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:24 WIT

Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:00 WIT

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Berita Terbaru