Bersiap Hadapi Panen Pala Matahari, Begini Pendekatan yang dilakukan Pemerintah Daerah Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 02:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menjelaskan rencana meningkatkan PAD melalui strategi memanfaatkan potensi sumber daya lokal terutama komoditas unggulan Fakfak seperti Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menjelaskan rencana meningkatkan PAD melalui strategi memanfaatkan potensi sumber daya lokal terutama komoditas unggulan Fakfak seperti Pala Tomandin.

papua.tagarutama.com, Fakfak – Kabupaten Fakfak kini tengah bersiap memasuki musim panen pala matahari, yang akan berlangsung dari Februari hingga Maret dan berlanjut ke musim timur. Musim ini menjadi salah satu dari tiga musim panen utama pala Tomandin yang dikenal di Fakfak.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmorojati, ST, MT, menjelaskan bahwa dalam satu tahun terdapat tiga musim panen pala di Fakfak:

  1. Musim panen pala barat (pantai dan gunung) – Oktober hingga Januari
  2. Musim panen pala timur (pantai dan gunung) – April hingga Juli
  3. Musim panen pala matahari (pala sela) – Februari hingga Maret
Baca Juga :  AWI Fakfak Resmi Miliki Nahkoda Baru, Siap Genjot Program Kerja dan Kolaborasi Media

“Panen pala matahari ini merupakan panen sela sebelum memasuki musim panen timur. Biasanya, hasilnya tidak sebanyak panen utama, tetapi tetap memiliki peran penting dalam pasokan pala di pasar,” ujar Widhi.

Baca juga : Harga Pala Tomandin Awal Februari 2025 Stabil, Beberapa Jenis Alami Kenaikan

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dengan melakukan perbaikan kualitas pala. “Kita ingin memastikan bahwa produk pala Tomandin tetap kompetitif di pasar global. Itu sebabnya, kami terus melakukan pendekatan dengan petani dan berbagai sektor untuk menjaga mutu dan nilai jual pala,” jelasnya.

Baca Juga :  Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir

Dengan strategi ini, Dinas Perkebunan Fakfak optimistis harga pala Tomandin akan tetap stabil meskipun memasuki masa panen baru. Para petani pun diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:43 WIT

Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIT

Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terbaru