Tiongkok Minati Pala Tomandin, Pelaku Usaha Fakfak Didorong Tingkatkan Mutu Ekspor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 23:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Zhang Jie, Direktur PT. Semesta Trading Internasional asal Tiongkok didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT., mengunjungi beberapa pelaku usaha pala Tomandin di kabupaten Fakfak.

Foto. Zhang Jie, Direktur PT. Semesta Trading Internasional asal Tiongkok didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT., mengunjungi beberapa pelaku usaha pala Tomandin di kabupaten Fakfak.

papua.tagarutama.com, Fakfak – Dalam upaya menembus pasar global, pelaku usaha pala di Kabupaten Fakfak diingatkan untuk lebih memperhatikan mutu dan kualitas produk Pala Tomandin. Pesan ini disampaikan langsung oleh Zhang Jie, Direktur PT. Semesta Trading Internasional asal Tiongkok, saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Mutu dan Kualitas Pala Tomandin Fakfak di Ruang Rapat Tomandin Dinas Perkebunan Fakfak Rabu (12/11/2025).

Zhang Jie, yang fasih berbahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa pasar Tiongkok memiliki minat tinggi terhadap pala asal Papua, terutama Pala Tomandin Fakfak yang terkenal dengan aroma dan cita rasanya yang khas. Namun, kualitas produk masih menjadi tantangan utama.

“Saya datang langsung ke Fakfak untuk melihat prosesnya dari hulu ke hilir. Kami ingin memastikan pala yang dibeli benar-benar memenuhi standar mutu internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Saleh Siknun, SE., Dorong Keterlibatan Ibu-ibu dalam UMKM dan Pengawasan Sosial Anak

Ia menambahkan, harga pala di pasar Tiongkok sangat bergantung pada kualitas.

“Di Provinsi Guanzi, harga pala kulit mencapai 20 – 27 Yuan per kilogram, atau sekitar Rp48.800 – Rp63.000. Kualitas menentukan nilai jual, bukan sebaliknya,” jelas Zhang Jie.

Menurutnya, banyak pala dari Fakfak yang belum memenuhi standar ekspor karena proses pengeringan dan pemisahan biji belum optimal. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pengolahan dengan sistem modern agar Pala Fakfak mampu bersaing di pasar internasional.

Sementara itu, Sofi Ekawati, Direktur PT. Global Spices Papua, turut menegaskan bahwa ketepatan waktu panen sangat mempengaruhi mutu pala.

“Panen yang dilakukan pada saat biji sudah tua akan menghasilkan pala berkualitas tinggi dan harga yang lebih baik bagi petani,” tuturnya.

Baca Juga : Pemkab Fakfak Gelar Sosialisasi Mutu Pala Tomandin, Perkuat Daya Saing Ekspor

Saat ini, Global Spices Papua membeli pala mentah berkualitas dengan harga Rp45.000 per kilogram atau sekitar Rp780.000 per 1.000 biji jika dipetik pada waktu yang tepat.

Baca Juga :  Wamentan Instruksikan Pengecekan Minyakita, Polres Fakfak Temukan Takaran Tidak Sesuai

Sofi berharap para pelaku usaha dan petani pala di Fakfak dapat terus menjaga mutu produk sesuai standar ekspor.

“Pasar global menuntut kualitas, dan Fakfak memiliki potensi besar jika semua pihak konsisten menjaga mutu,” katanya menegaskan.

Melalui komitmen bersama antara pelaku usaha, pemerintah, dan mitra internasional, Pala Tomandin Fakfak diharapkan mampu menjadi ikon rempah Nusantara yang tidak hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga karena kualitasnya yang unggul di pasar dunia. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak
Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI
Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih
Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI
Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati
Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir
Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama
Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:19 WIT

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIT

Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:11 WIT

Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:24 WIT

Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:00 WIT

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Berita Terbaru