Jelang Idul Fitri, Pasar Thumburuni Fakfak Dipalang Karyawan akibat Gaji Tertunggak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu Utama Pasar Thumburuni ditutup, aktivitas pasar terganggu.

Pintu Utama Pasar Thumburuni ditutup, aktivitas pasar terganggu.

papua.tagarutama.com, Fakfak – Aktivitas di Pasar Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, terganggu setelah para karyawan melakukan aksi pemalangan pada Selasa (17/3/2026). Aksi ini dipicu oleh belum dibayarkannya gaji pegawai pasar, mulai dari petugas parkiran, keamanan hingga tenaga kebersihan.

Dua pintu utama pasar ditutup oleh karyawan, sehingga akses keluar-masuk bagi pedagang dan pengunjung menjadi terbatas. Meski demikian, kondisi di dalam pasar tetap terpantau ramai, mengingat momen tersebut bertepatan dengan tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Salah satu karyawan, Falan Woretma yang bertugas di bagian parkiran, mengungkapkan bahwa dirinya belum menerima upah selama tiga bulan terakhir. Ia menilai kondisi ini sangat memberatkan, terlebih di tengah kebutuhan ekonomi yang meningkat menjelang lebaran.

Baca Juga :  Fakfak Jadi Magnet Edukasi Pala, 15 Pekebun Teluk Bintuni Berguru Teknik Budidaya Pala Tomandin

“Kami hanya meminta hak kami dibayarkan. Sudah tiga bulan kami bekerja tanpa menerima gaji,” ujar Falan.

Para karyawan menegaskan, aksi pemalangan akan tetap berlangsung hingga ada kepastian dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Fakfak terkait pembayaran gaji yang tertunda.

“Palang ini akan kami buka jika sudah ada kejelasan pembayaran dari Disperindag. Kami tidak ingin berlarut-larut, apalagi ini sudah mendekati hari raya,” kata salah satu perwakilan karyawan.

Baca Juga :  Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Penutupan akses pasar tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat, meski sebagian pedagang tetap berupaya menjalankan aktivitas jual beli di dalam area pasar.

Para karyawan berharap pemerintah daerah melalui Disperindag Fakfak segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan persoalan ini, agar aktivitas pasar kembali normal dan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi tanpa hambatan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papua.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif
Menyulam Silaturahmi Tanpa Batas: Halal Bi Halal IKT Manokwari
Sholat Idul Fitri di Masjid Baitul Makmur Wagom: Momentum Kembali Suci dan Menjaga Ketakwaan
Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik
Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak
Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Rabu, 1 April 2026 - 17:16 WIT

KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:47 WIT

Menyulam Silaturahmi Tanpa Batas: Halal Bi Halal IKT Manokwari

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:18 WIT

Sholat Idul Fitri di Masjid Baitul Makmur Wagom: Momentum Kembali Suci dan Menjaga Ketakwaan

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:58 WIT

Jelang Idul Fitri, Pasar Thumburuni Fakfak Dipalang Karyawan akibat Gaji Tertunggak

Berita Terbaru

Foto. Emas Antam

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Turun, Momentum Tepat untuk Beli?

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:44 WIT